Cara Menyimpan Bubuk Coklat

 

 

 

Cara menyimpan bubuk coklat yang benar akan menjaga kualitas bubuk coklat tersebut agar tetap awet untuk waktu yang cukup lama. Bubuk coklat memiliki karakteristik yang kering dan mudah menggumpal jika tidak disimpan dengan baik.

Bubuk coklat yang telah menggumpal akan mudah mengalami kerusakan akibat jamur dan bakteri yang merugikan sehingga akhirnya tidak dapat digunakan. Cara menyimpan bubuk coklat yang benar akan menghindarkan dari kerugian akibat kerusakan bubuk coklat yang dimiliki.

Kontainer kedap udara

Cara menyimpan bubuk coklat mirip seperti cara menyimpan bahan-bahan berbentuk bubuk lainnya yaitu dengan menyimpannya di dalam wadah kedap udara. Anda dapat menggunakan wadah yang dingin dan kering seperti toples misalnya.

Hindari memasukkan bubuk coklat ke dalam kulkas ataupun freezer karena hal ini akan mempengaruhi kelembaban dari bubuk coklat tersebut. Bubuk coklat yang disimpan pada tempat yang baik dapat awet hingga dua tahun.

Hindari membeli coklat bergula

Cara menyimpan bubuk coklat agar dapat awet yaitu dengan tidak membeli bubuk coklat jenis bergula. Bubuk coklat jenis bergula ini seperti pada bubuk coklat untuk minuman coklat panas yang mengandung bahan-bahan lain selain gula.

Pada minuman coklat panas, terdapat bahan-bahan lain selain coklat yaitu gula dan susu bubuk. Kandungan susu bubuk ini dapat mengakibatkan pembusukan pada bubuk coklat yang disimpan.

Pilih jenis wadah menyimpan yang baik

Cara menyimpan bubuk coklat agar tetap awet yang selanjutnya yaitu dengan menggunakan wadah yang terbuat dari bahan berkualitas baik. Wadah yang digunakan untuk menyimpan bubuk coklat harus terbuat dari bahan yang dapat melindungi kualitas bubuk coklat yang disimpan.

Beberapa contoh jenis wadah yang baik untuk menyimpan bubuk coklat yaitu:

  • Kontainer plastik yang memiliki tutup kedap udara dengan berbagai ukuran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Ember khusus makanan dengan tutup yang kedap.
  • Kontainer gelas dengan tutup kedap udara.
  • Kontainer stainless steel dengan tutup kedap udara.

Hindari menyimpan bubuk coklat di freezer atau kulkas

Cara menyimpan bubuk coklat agar dapat bertahan lama yaitu dengan tidak menyimpannya di dalam kulkas ataupun freezer. Hal ini dikarenakan, temperatur yang idela untuk penyimpanan bubuk coklat yaitu pada suhu ruang yang tidak terlalu dingin.

Udara di dalam kulkas dan freezer merupakan udara yang lembab. Udara lembab dapat memicu pertumbuhan jamur yang akan tumbuh pada bubuk coklat. Kelembaban udara juga menyebabkan bubuk coklat menggumpal dan menurunkan kualitasnya.

Cara menyimpan bubuk coklat di kulkas juga merupakan kesalahan karena di kulkas juga terdapat berbagai bahan makanan lain yang berpotensi mengandung mikroba yang dapat mengkontaminasi bubuk coklat.

Gunakan sendok kering untuk mengambil bubuk coklat

Cara menyimpan bubuk coklat yang baik juga harus diikuti dengan perlakuan ketika mengambil bubuk coklat dari dalam wadah penyimpanannya. Ketika akan mengambil bubuk coklat dari dalam wadah penyimpanannya, gunakanlah alat bantu berupa sendok yang kering.

Hindari mengeluarkan bubuk coklat dengan menggunakan tangan kosong, karena tangan dapat mengkontaminasi bubuk coklat dan juga dapat menyebabkan bubuk coklat menggumpal akibat adanya perpindahan kelembaban dari tangan ke dalam bubuk coklat.

Akibat mengkonsumsi bubuk coklat yang telah expired

Cara menyimpan bubuk coklat yang baik akan menghasilkan bubuk coklat dengan umur simpan yang tahan lama atau awet. Meskipun begitu, bubuk coklat tetap memiliki batas umur simpannya yaitu kurang lebih 2 tahun.

Biasanya umur simpan atau tanggal expired bubuk coklat dituliskan pada kemasannya. Namun, jika tidak sengaja mengkonsumsi bubuk coklat yang telah expired, maka apa yang akan terjadi?

Jawabannya yaitu, mengkonsumsi bubuk coklat yang telah expired tidak akan terjadi masalah kesehatan apapun namun hanya akan mengurangi daya terima terhadap kualitas rasa dan juga karakteristik bubuk coklat itu saja.

Namun, jika bubuk coklat yang sudah expired tersebut mengandung bakteri ataupun jamur maka perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan gangguan kesehatan seperti gangguan pencernaan.